Kiddos

Church Service

Bismillaahirrohmaanirrohiim,

“Bunda, Hari Senin nanti kelas 5 dan 6 ada church service… Bunda jangan lupa ngomong ama Mrs. B ya …”

Ah iya, dua pekan terakhir menjelang libur akhir tahun, kegiatan sekolah biasanya sudah lebih banyak berorientasi pada perayaan Natal.

“Okay Un, ingetin Bunda ya nanti pas jemput kamu pulang sekolah untuk ngomong sama Mrs. B…”

Qodarullah hari Jumat itu saat saya menjemput Raisa dan Naura pulang sekolah, baik saya maupun Raisa lupa kalau kami harus bicara pada Mrs. B tentang Raisa yang tidak mengikuti church service.

“Tuh kan Bunda lupa ngomong sama Mrs. B… Gimana dong nanti hari Senin …?”

Raisa sedikit komplen saat dia teringat bahwa seharusnya saat pulang sekolah hari Jumat itu saya seharusnya berbicara pada gurunya.

“Aduh iya, maaf Un, Bunda juga kok lupa sama sekali ya … Kalo gitu biar nanti Bunda email beliau deh…”

Saya pun segera menuliskan email kepada guru kelas Raisa menginfokan bahwa Raisa tidak mengikuti church service sekaligus menanyakan apakah sebaiknya setelah home lunch Raisa tidak perlu kembali ke sekolah atau tetap kembali ke sekolah.

Esok harinya saya mendapatkan balasan email dari beliau yang menginfokan bahwa Raisa akan tetap kembali ke sekolah karena kebetulan church service kali ini dibagi menjadi dua sesi sehingga murid-murid kelas 6 akan dibagi dua kelompok. Artinya Raisa akan bisa tinggal di sekolah karena sebagian guru kelas 6 masih tetap di sekolah mengajar kelompok yang belum mendapat giliran.

Sekolah di sini, meski bukan faith school, namun karena sejarah panjang pendidikan yang berhubungan dengan erat dengan Church of England, banyak yang memegang tradisi yang dilakukan pada faith school. Maka memasuki bulan Desember akan banyak agenda sekolah yang berkaitan dengan perayaan Natal, seperti church service, Christmas lunch, Christmas Jumper Day, Nativity and Christmas Play dan lain-lain.

Namun orang tua boleh mengajukan permintaan tidak berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan tersebut dan sekolah harus menghormati permintaan tersebut. Alhamdulillaah sejak pertama kali bergabung dengan sekolah ini, kami diberi kesempatan menyampaikan prinsip kami dan pihak sekolah sangat menghargai sikap yang kami pilih.

Slough-United Kingdom, 13 Desember 2018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s