Ibu Profesional, Kelas Bunda Sayang, Menstimulasi Anak Suka Membaca

Menstimulasi Anak Suka Membaca: Hari 5

Bismillaahirrohmaanirrohiim,

Hari ini kembali giliran Raisa yang membaca. Sempat terjadi negosiasi untuk cuti membaca hari ini, alhamdulillaah hilang moodnya pas mau memulai saja. Begitu sudah mulai menyiapkan perlengkapan perang dan siap direkam, ceria dan semangatnya keluar lagi 🙂

Hari ini kisah yang dibacakan adalah tentang pelarian nabi Musa as menuju kota Madyan. Dengan diliputi kekhawatiran dan keingingan untuk segera keluar segera mungkin dari Mesir, Musa berlari di kegelapan malam. Takdir membawa Musa atas perintah Allah swt menuju Madyan dalam kondisi lapar dan lelah yang tak tertahankan dan tiba di sumur kota Madyan, yaitu mata air Madyan tempat penduduk Madyan mengambil air. Saat Musa beranjak untuk menuju mata air untuk mengambil minum, ia mendapati dua orang perempuan sedang menghambat ternaknya agar tidak berbaur dengan binatang ternak yang lain. Ternyata mereka menjaga diri mereka agar tidak berdesakan dengan penggembala lelaki yang lain sehingga mereka menunggu hingga penggembala lain pulang terlebih dahulu baru mereka membawa ternak mereka untuk minum. Musa pun meski sangat lelah dan letih, namun karena telah diberikan hikmah dan kekuatan oleh Allah swt, mengambilkan air untuk kedua perempuan itu dan hewan ternaknya, lalu kembali berteduh di bawah pohon. Karena bantuannya maka kedua perempuan itu sampai di rumah mereka lebih cepat dari biasanya sehingga menimbulkah keheranan ayahnya, seorang lelaki sholeh Madyan yang sudah sangat tua. Setelah mereka menceritakan tentang Musa, lelaki tua ini menangkap kesan lapar, terasing, kekuatan, amanat dan rasa malu tentang Musa dari cerita yang ia tangkap dari kedua anak perempuannya sehingga untuk memastikannya ia meminta salah satu anak perempuannya menemui Musa dan menyampaikan untuk memanggil Musa. Maka Musa pun mendatangi rumah lelaki tua tersebut dan melalui izin Allah swt mereka berdua saling menduga firasat baik dan takwa. Musa pun menuturkan ceritanya dan lelaki tua itu merasa firasatnya tentang Musa adalah benar, hingga ia pun menenangkan Musa. Anak perempuannya pun menyarankan kepada ayahnya agar Musa dipekerjakan mengingat Musa kuat dan amanah sehingga mereka tidak perlu ke kota setiap hari dan berdesakan dengan penggembala kambing untuk memberikan minum pada ternaknya. Lelaki tua ini kemudian menawarkan salah satu dari kedua putrinya kepada Musa, dengan ketentuan Musa bekerja padanya selama delapan tahun, atau sepuluh tahun untuk menyempurnakannya. Musa pun akhirnya menikahi perempuan yang lebih muda dan menghabiskan sepuluh tahun penuh di Madyan.

20190116_135457990_iOS.jpeg

Kali ini Raisa dan Naura melakukan review bersama-sama sebagai berikut:

  1. Nabi Musa as berlari meninggalkan Mesir dan akhirnya tiba di Madyan.
  2. Ia melihat dua perempuan yang tidak mau berdesakan dengan penggembala lelaki lain untuk memberi minum ternaknya sehingga menunggu hingga penggembala lain selesai.
  3. Musa membantu mengambilkan air untuk mereka.
  4. Karena mereka akhirnya sampai di rumah lebih cepat dari biasanya, ayah mereka heran dan mereka menceritakan tentang Musa.
  5. Mendengarkan cerita kedua putrinya, ayah kedua perempuan, yang merupakan lelaki sholeh di Madyan, meminta salah satu putrinya kembali ke sumur dan memanggil Musa.
  6. Musa pun mendatangi rumah lelaki tua itu dan menceritakan kisahnya.
  7. Lelaki sholeh itu meyakini firasat bahwa Musa adalah orang baik dan menawarkan anaknya untuk dinikahi dengan perjanjian menetap di Madyan selama delapan atau sepuluh thaun untuk menyempurnakan.
  8. Musa akhirnya menikahi anak perempuan yang muda dan tinggal di Madyan selama sepuluh tahun.

Sedangkan review bacaan saya hari ini adalah tafsir suroh Al Qolam ayat 42-47 yang inti sarinya adalah sebagai berikut:

  1. Ayat 42-43: Dijelaskan makna kedua ayat menjelaskan bahwa ada suatu hari yang sedemikian sehingga saat orang-orang kafir saat diminta bersujud mereka tidak bisa melakukannya. Sementara saat mereka dulu di dunia mereka sehat namun tidak mau melakukannya.
  2. Ayat 44-45: Selanjutnya dijelaskan Allah swt menyampaikan pada Rasululloh saw agar menyerahkan apa yang diperbuat oleh orang kafir ini kepada Allah swt dan bahwa Allah swt kelak melenakan mereka yaitu dengan memberi mereka nikmat yang melenakan mereka seperti umur yang panjang, kekayaan, anak dan keturunan yang banyak, namun kemudian mereka akan dijatuhkan. Dengan kata lain mereka diberi tangguh namun Allah swt Maha Teguh rencanaNya.
  3. Ayat 46-47: Allah menguatkan nabi saw dengan pertanyaan apakah Nabi saw meminta imbalan atas dakwahnya dan juga dengan pertanyaan apakah orang kafir mempunyai ilmu yang diwahyukan kepada mereka sehingga mereka tidak percaya mereka. Semua ini untuk menegaskan bahwa nabi saw melakukan dakwah semata-mata untuk mengharap padahal dari Allah swt semata, sedangkan mereka kaum kafir mendustakan risalah yang dibawa nabi saw semata karena kebodohan, kekufuran dan pembangkangan belaka.

Slough-United Kingdom, 16 Januari 2019

#Level5BundaSayang
#Tantangan10Hari
#MenstimulasiAnakSukaMembaca
#Day5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s