Ibu Profesional, Kelas Bunda Sayang, Semua Anak Adalah Bintang

Pancake

Bismillaahirrohmaanirrohiim,

Akhir pekan adalah waktu untuk bersantai? Bagi sebagian orang jawabannya mungkin iya, namun bagi Naura akhir pekan adalah waktunya membuat pancake sendiri!

Selesai sholat shubuh dan tadarus Alquran bersama, saya sudah bersiap untuk merebahkan badan sebelum memulai rangkaian aktivitas akhir pekan, ketika tiba-tiba Naura bertanya pelan dengan nada sedikit ragu,

“Kita sarapan apa Bun? Boleh aku bikin pancake?”

20190330_085939782_iOSNaura, 9 tahun, sepertinya semakin terinspirasi Raisa, kakaknya, yang memiliki minat dan bakat dalam hal masak memasak. Awalnya Raisa yang mencoba membuat pancake sendiri dan membuatnya sebagai sarapan untuknya dan saudara-saudaranya di akhir pekan. Naura, yang beda usianya hanya dua tahun dengan Raisa, sejak kecil terlihat mengagumi sang kakak. Ia selalu ingin berada di sisi kakaknya setiap kali Raisa melakukan eksperimen baik itu memasak, membuat kerajinan tangan ataupun sekedar menggambar dan mewarnai, baik bertindak sebagai asisten si kakak atau sekedar bertindak sebagai komentator.

“Ok deh, Naura boleh bikin pancake buat sarapan pagi ini …”

Saat saya memperhatikan ekspresinya saat saya izinkan membuat pancake, aha!, sepertinya saya melihat binar-binar di matanya.

Sebelum ke dapur, Naura menanyakan kakak-kakaknya apakah mau dibuatkan pancake sehingga ia bisa mengatur berapa adonan yang perlu ia buat pagi ini. Tak lama kemudian ia pun sibuk membuat adonan dan keluar dengan pancake hasil buatannya, barokallaahu fiiki Naura…

Pengamatan:

  1. Intrapersonal: Perbedaan umur yang hanya dua tahun membuat Naura cenderung menjadi follower kakaknya. Namun dalam membuat pancake ini Naura berhasil meyakinkan dirinya bahwa ia bisa melakukannya sendiri. Catatan untuk saya adalah menjadikan hal ini sebagai motivasi bagi Naura untuk mengeluarkan sisi dirinya sendiri yang lain.
  2. Interpersonal: Pertama kali saat Naura mulai berani membuat makanannya sendiri, saya ajarkan untuk menanyakan apakah ada kakak-kakaknya yang mau dibuatkan makanan yang sama juga. Hal ini untuk melatih rasa berbaginya sejak kecil. Saat membuat pancake ini Naura tidak lupa melakukan hal tersebut dan ia berbagi dengan kakak-kakaknya.
  3. Perubahan: Naura melakukan perubahan pada dirinya sendiri dimulai dari memperhatikan kakaknya Raisa dan menjadi asisten saat sang kakak memasak, kemudian tumbuh keinginan dari dalam dirinya untuk mencoba, dan akhirnya bisa melakukannya sendiri, alhamdulillaah.

Slough-United Kingdom, 30 Maret 2019

#Level7BundaSayang
#Tantangan10Hari
#BintangKeluarga
#Day2

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s