Fitrah Seksualitas, Ibu Profesional, Kelas Bunda Sayang

Pentingnya Aqil Baligh Secara Bersamaan

Bismillaahirrohmaanirrohiim,

Memasuki hari kelima, topik materi menjadi semakin berat. Kali ini memasuki topik aqil baligh, tepatnya tentang pentingnya aqil baligh secara bersamaan. Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan aqil dan bagaimana ciri-cirinya? Bagaimana dengan baligh? Mengapa keduanya penting tercapai pada saat bersamaan?

Aqil berasal dari bahasa arab dengan akar kata aqala, yang berati memikirkan. Aqil sendiri adalah pelakunya yaitu orang yang berpikir atau orang yang berakal. Sesuai dengan artinya, maka ciri-ciri orang yang berakal dapat disebutkan adalah orang yang bisa membedakan baik vs buruk, memilih akal yang sehat dan hati yang hidup untuk berpikir sebelum bertindak, memecahkan masalah disertai tumbuhnya fitrah sebagai ayah-ibu. Rata-rata orang Indonesia diyakini mencapai ciri-ciri berakal dari usia 17-29 tahun.

Sedangkan Baligh, juga berasal dari bahasa arab dengan akar balagho, yang berarti menyampaikan, mencapai, juga berarti telah sampai umur. Baligh sendiri adalah mempunyai arti menggambarkan kondisi telah sampai, matang. Di dalam Islam kondisi baligh merupakan kondisi dimana seseorang telah sampai pada kondisi dibebani syariat selanjutnya disebut mukallaf. Apa ciri-ciri baligh? Seorang anak disebut baligh bila mengalami salah satu dari  tiga tanda berikut, lihat referensi no. 2:

  1. Sempurnanya umur lima belas tahun berlaku bagi anak laki-laki dan perempuan, meskipun sebelumnya tidak mengalami tanda-tanda baligh yang lain.
  2. Tanda baligh kedua adalah keluarnya sperma (ihtilaam) setelah usia sembilan tahun. 
  3. Adapun haid atau menstruasi menjadi tanda baligh bagi seorang perempuan

Saat ini anak perempuan Indonesia banyak yang sudah mengalami baligh saat masih SD, sementara anak laki-laki pada saat SMP. Artinya usia baligh anak Indonesia dimulai dari 9-15 tahun. Perbedaan masa aqil dengan baligh inilah yang berpotensi menimbulkan manusia yang labil dan rentan pada pergeseran nilai baik nilai agama dan sosial. Mengapa demikian?

Sebenarnya logikanya sederhana saja. Saat seseorang sudah baligh, berarti secara fisik dan biologis dia sudah siap bereproduksi, maka pada saat yang sama dia sudah harus siap untuk menjadi seorang ayah atau ibu. Kewajiban pertama bagi seorang ayah adalah memberi nafkah pada keluarganya, di samping menjalankan kewajiban lain sebagai seorang muslim. Artinya saat anak sudah baligh, sebenarnya posisi anak tersebut sudah setara dengan ayahnya, dan selanjutnya kewajiban ayahnya untuk menafkahinya menjadi gugur. Namun saat anak belum siap menafkahi dirinya sendiri, dalam hal ini belum aqil ditambah kondisi mental yang biasanya juga belum matang, maka yang terjadi adalah kematangan biologis tidak diimbangi dengan kematangan akal dan pikiran hingga pada satu titik anak mau melakukan apa saja untuk memenuhi kebutuhannya. Hal ini yang oleh psikologi modern disebut masa remaja. Namun sesungguhnya Islam tidak mengenal istilah remaja. Istilah remaja baru dikembangkan oleh dunia barat tepatnya Amerika pada awal abad ke 19. Itulah sebabnya mengapa aqil dan baligh harus tercapai secara bersamaan. 

Selanjutnya apa yang harus dilakukan orang tua untuk memastikan anak mencapai aqil dan baligh secara bersamaan? 

  1. Ubah paradigma dengan menyadari bahwa aqil baligh ini adalah satu paket. Tidak ada istilah remaja dalam Islam, hanya ada anak-anak dan dewasa. 
  2. Pendidikan aqil baligh adalah co-parenting antara orang tua dengan guru di sekolah. Rumah adalah tempat mendidik utama dengan sekolah sebagai tempat tambahan. Jadikan rumah dan keluarga sebagai wahana organisasi
  3. Pendidikan aqil baligh adalah pendidikan yang berani dan tega, dilakukan di atas realitas kehidupan yang sesungguhnya untuk  membentuk tanggung jawab dan kemampuan memecahkan masalah.
  4. Latih anak berorganisasi dan mencari nafkah, terutama untuk anak laki-laki.
  5. Tanamkan rasa cinta kepada Allah swt, Rasulullaah dan orang tua dan pemahaman cinta di atas takut dan kasih sayang.

Demikian review materi kelima dari game level11 ini. Wallaahu a’laam bisysyawab, in syaa’ allah bermanfaat.

Slough-United Kingdom, 15 Agustus 2019

#Level11BundaSayang
#Tantangan10Hari
#FitrahSeksualitas
#Day5

Referensi:

  1. Materi presentasi kelompok C kelas Bunda Sayang Regular Batch 4 Gabungan 3, Agustus 2019.
  2. Tiga Tanda Seorang Anak Dikatakan Baligh: https://islam.nu.or.id/post/read/80726/tiga-tanda-seorang-anak-dikatakan-baligh
  3. The Invention of the Teenager: http://www.ushistory.org/us/46c.asp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s