Fitrah Seksualitas, Ibu Profesional, Kelas Bunda Sayang

Menjaga Diri Dari Kejahatan Seksual

Bismillaahirrohmaanirrohiim,

Kejahatan seksual dapat dipahami sebagai semua tindakan seksual, percobaan tindakan seksual, komentar yang tidak diinginkan, perdagangan seks, dengan menggunakan paksaan, ancaman, paksaan fisik, oleh siapa saja tanpa memandang hubungan dengan korban, dalam situasi apa saja tidak terbatas pada rumah dan pekerjaan.

Komnas Perempuan mencatat 15 bentuk atau wujud kekerasan seksual yang terjadi di sekitar kita berdasarkan hasil pemantauan Komisi, yaitu perkosaan, intimidasi seksual termasuk ancaman atau percobaan perkosaan, pelecehan seksual, eksploitasi seksual, perdagangan perempuan untuk tujuan seksual, prostitusi paksa, perbudakan sosial, pemaksaan perkawinan, pemaksaan kehamilan, pemaksaan aborsi, pemaksaan kontrasepsi dan sterilisasi, penyiksaan seksual, penghukuman tidak manusiawi dan bernuansa seksual, praktek tradisi bernuansa seksual yang membahayakan atau mendiskriminasi perempuan, dan kontrol seksual.

Beberapa cara untuk menghindari diri dari kejahatan seksual diantaranya:

  1. Hindari tempat sepi
  2. Tetap waspada terhadap lingkungan sekitar
  3. Mempersenjatai diri untuk meningkatkan pertahanan diri
  4. Hindari bepergian dengan orang yang baru dikenal
  5. Hindari bepergian seorang diri ketika berada di tempat yang jauh
  6. Memakai pakaian yang sopan

Bagaimana dengan kekerasan fisik dan seksual pada anak? Fakta menunjukkan bahwa banyak pelaku kekerasan fisik dan seksual pada anak adalah orang yang dikenal. Untuk itu beberapa hal yang perlu kita sebagai orang tua pastikan adalah:

  1. Tumbuhkan fitrah keimanan dan fitrah seksualitas anak.
    • Ajarkan bahwa Allah swt Maha Mengetahui dan senantiasa mengawasi kita.
    • Ajarkan anak tentang aurat dan batasannya.
    • Ajarkan anak bagian anggota tubuh pribadi yang tidak boleh disentuh orang lain. 
  2. Membangun komunikasi dengan anak:
    • Dengarkan cerita anak dengan penuh perhatian.
    • Hargai pendapat dan kegemaran anak walaupun orang tua tidak setuju.
    • Jangan cepat mengkritik atau mencela cerita anak.
    • Jika anak menceritakan hal sekiranya membahayakan, ajak anak diskusi bagaimana mereka menghindari bahaya tersebut.
  3. Jadilah sahabat anak:
    • Bangun kepercayaan diri anak untuk menolak dari lari jika ada orang yang berusaha menyentuh anggota tubuh pribadi.
    • Ajarkan anak tentang rahasia baik dan rahasia buruk. Mana informasi yang harus disampaikan pada orang tua dan mana yang boleh disembunyikan.
    • Tumbuhkan disiplin positif dalam diri anak tanpa melalui sogokan dan ancaman.
  4. Jangan berhenti mendoakan anak.  

Wallaahu a’laam bisysyawab, in syaa’ allah bermanfaat.

Slough-United Kingdom, 17 Agustus 2019

#Level11BundaSayang
#Tantangan10Hari
#FitrahSeksualitas
#Day7

Referensi:

  1. Materi presentasi kelompok H kelas Bunda Sayang Regular Batch 4 Gabungan 3, Agustus 2019.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s