Daily, Raisa

Sugar Cookies with Edible Flowers

oleh Noer Aliya Yahya

Bismillaahirrohmaanirrohiim,

Saat sedang membaca group bercocok tanam, tiba-tiba mata tertumbuk pada sebuah posting tentang kue kering (sugar cookies) yang dihiasi bunga-bunga yang dapat dimakan (edible flowers).

Kebetulan dua hari belakangan ini saya sedang asik bermain di kebun belakang, mulai dari mencabuti tanaman-tanaman liat yang memenuhi halaman belakang, hingga melakukan eksperimen membuat rose water dari berbagai bunga mawar yang tumbuh di halaman depan dan belakang.

Kebetulan pula baru saja Naura merayu uni Raisanya untuk membuatkan chocolate chip cookies, salah satu kue kering favorit kami yang merupakan spesialisasi Raisa.

Langsung saya rayu Raisa untuk berubah haluan dari chocolate chip cookies menjadi sugar cookies. Awalnya Raisa tertawa saat saya memperlihatkan kue yang ingin saya buat, dan berkata, “That’s not my style, Bunda…”. Namun akhirnya dia menyanggupi dengan kalimat, “Ok deh, I make it for your birthday…” Yeaaay, makasih sayang ❤️❤️❤️

Saat Raisa menyiapkan perlengkapan bakingnya, saya pun ke halaman belakang untuk mencari bunga-bunga yang akan saya jadikan dekorasi di kue keringnya. Awalnya ada sekitar tujuh macam bunga yang saya petik, namun kemudian setelah mencari tahu apakah mereka semua dapat dimakan atau tidak, saya putuskan hanya menggunakan tiga macam saja yaitu, roses, dandelion dan hardy fuschia. Selain itu saya juga menggunakan daun-daun herbal yang saya pelihara, yaitu mint, basil dan coriander. Bunga-bunga dan dedaunan ini sebelumnya saya cuci dulu dengan air hangat kemudian saya rendam dalam air garam, untuk memastikan tidak ada binatang-binatang yang mungkin ada.

Dua jam kemudian Raisa sudah siap dengan adonan kue keringnya. Saya pun membilas kembali bunga-bunga dan dedaunan sebelum kemudian saya tiriskan di atas tissue. Untuk mawar yang kelopaknya besar, saya lepaskan kelopaknya satu persatu, sementara yang kecil saya pakai utuh. Satu persatu saya letakkan bunga/kelopak bunga dan daun di atas adonan kue kering dengan memastikan ia menempel ke adonan.

Setelah siap semua, saya pun memasukkannya ke dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya selama 10 menit di suhu 180 derajat Celcius dengan waktu memanggang sekitar 15 menit.

Hasilnya adalah seperti ini ❤️❤️❤️

Menarik kan? Ayo dicoba bikin di rumah ya 😘

Slough, United Kingdom, 4 June 2020/12 Syawal 1441H

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s